RSS

Permodalan Koperasi

25 Sep

2.1         Pokok Pembahasan

1)      Banyak orang berpendapat bahwa penyebab kurang berhasilnya koperasi di Indonesia karena kurangnya modal. Bagaimana menurut pendapat kolompok anda, apakah hal tersebut benar? Apakah koperasi yang memiliki modal terbatas pasti tidak dapat berkembang, mengingat bahwa anggota koperasi terutama adalah golongan ekonomi lemah? Barikan alasan!

2)      Modal dalam koperasi terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela. Potensi modal yang sangat potensial dikembangkan adalah simpanan sukarela, namun kenyataannya simpanan sukarela ini adalah relatif sedikit. Hal tersebut dikarenakan adanya prinsip koperasi yang membatasi bunga atas modal, sehingga anggota cenderung menanamkan simpanannya di lembaga non koperasi yang menawarkan keuntungan lebih tingi. Bagaimana mekanisme yang perlu dikembangkan oleh koperasi agar simpanan sukarela ini dapat digali secara lebih optimal?

3)      Diskusikanlah menurut kelompok anda serta berdasarkan literatur dan atau kunjungan ke koperasi, upaya-upaya yang dapat dilakukan koperasi untuk meningkatkan permodalan dari dalam atau modal sendiri!

2.2         Hasil Pembahasan

1)        Kelompok kami kurang sependapat dengan pernyataan tersebut karena, pada kenyataannya kebanyakan koperasi kurang berhasil disebabkan oleh para oknum anggota koperasi yang tidak menjalankan prinsip-prinsip koperasi, sehingga maksud dan tujuan koperasi sebagai bentuk dari badan usaha tidak terlaksana. Walaupun koperasi memiliki modal yang terbatas dalam melakukan aktivitas produskinya, koperasi masih dapat berkembang, karena dalam koperasi menerapkan berbagai bentuk simpanan, selain daripada simpanan wajib, pokok dan sukarela, tetapi koperasi juga memiliki sumber dana pemberian atau biasa yang disebut dana hibah. Hibah ini tidak hanya berupa uang tetapi dapat berupa asset lain seperti alat dan mesin, bangunan, kendaraan ataupun lahan. Adapun jika suatu koperasi tidak memiliki dana hibah, suatu koperasi harus memiliki dana cadangan, dimana dana tersebut berasala dari SHU yang tidak dibagikan semuanya, SHU tersebut disimpan demi keperluan darurat atau mungkin ketika koperasi mengalami kerugian dana cadangan tersebut dapat menutupinya. Akan tetapi jika dana-dana yang telah terkumpul dan tidak menutupi kerugian, dana tersebut dapat digunakan kembali sebagai modal untuk unit usaha lain dalam koperasi.

Akan tetapi salah satu penyebab kurangnya modal didalam koparasi ini, biasanya disebabkan oleh :

  1. Kesadaran masyarakat untuk menjadi anggota koperasi yang diakibatkan oleh kurangnya sosialisasi koperasi.
  2. Kesadaran anggota koperasi untuk melakukan simpanan sukarela di koperasi dikarenakan oleh keuntungan yang lebih kecil dibanding menabung di bank.
  3. Ketidakprofesionalan manajemen koperasi yang anggota dan pengurusnya memiliki tingkat pendidikan rendah. Banyak koperasi sejenis ini yang mengalami kebangkrutan baik dari sistem kelola usahanya, dari segi SDM, maupun dari segi finansial. Selain itu, dana bantuan yang mengucur dari pemerintah juga dimanfaatkan oleh pihak pengurus yang tidak bertanggung jawab untuk kegiatan korupsi.

Padahal, pada teorinya, sangat banyak jalan bagi koperasi untuk mendapatkan modal seperti dari hibah, hutang, cadangan, peningkatan simpanan sukarela, menjual tanah atau bangunan, menyewa alat-alat, andil, dan lain sebagainya.Jadi, apabila modal dalam koperasi terbatas, kemajuan dalam koperasi sudah tentu akan terhambat.

2)        Mekanisme yang perlu dikembangkan oleh koperasi agar simpanan sukarela ini dapat digali secara lebih optimal adalah dengan memotong SHU yang diterima oleh masing-masing anggota sesuai persentase yang telah ditetapkan dirapat dalam Rapat Anggota. Potongan tersebut digunakan kembali untuk modal dalam melakukan produktivitas koperasi tersebut. Selain itu, menurut kelompok kami adalah dengan menerapkan bunga pada setiap modal yang disimpan sehingga anggota koperasi lebih tertarik untuk menyimpan uangnya di koperasi ketimbang lembaga-lembaga non koperasi lainnya. Adapun bunga itu nantinya dihasilkan dari SHU yang tersedia akan tetapi tidak dibagikan (dana cadangan). Besarnya bunga ditentukan oleh rapat anggota, dengan pertimbangan tidak merugikan koperasi nantinya.

3)        Upaya yang dapat dilakukan koperasi untuk meningkatkan permodalan dari dalam atau modal sendiri adalah koperasi harus bekerja sesuai dengan prinsip ekonomi yang rasional, yaitu efektif, efisien, dan produktif serta berpegang pada prinsif-prinsif koperasi dan ciri khasnya (self help). Permodalan dari dalam koperasi menunjukan sumber-sumber modal yang berasal dari kekuatan koperasi dalam membentuk modal, yaitu dari hasil kegiatan usaha yang telah dijalankannya. Semakin berhasil koperasi memperoleh laba yang besar, maka koperasi akan dapat membentuk modal yang besar pula. Sebaliknya, apabila dari kegiatan usaha yang dijalankan tidak memperoleh laba, maka pembentukan modal pun menjadi terhambat. Upaya yang lain adalah dengan memanfaatkan dana cadangan yang diperoleh dari alokasi dengan persentase tertentu yang disepakati untuk pembagianSHU tahun berjalan. Semakin besar persentase SHU yang diperuntukan bagi cadangan, berarti semakin besar modal yang dibentuk.

Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan menghapus sementara dana penyusutan atau penghapusan aktiva tetap. Akumulasi dana penyusutan aktiva tetap yang belum dipergunakan untuk membeli aktiva yang akan digantikan, untuk sementara dapat digunakan koperasi sebagai modal usaha. Sampai saatnya akan digunakan untuk membeli aktiva yang akan diganti, maka dana yang digunkan tadi harus dikembalikan pada peruntukannya yaitu untuk membeli aktiva yang baru.

 
Leave a comment

Posted by on September 25, 2013 in Analitical

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: