RSS

Analisis LIngkungan Internal dan Eksternal Usaha Budidaya Ayam Arab

10 Oct

1. LINGKUNGAN INTERNAL

Lingkungan internal perusahaan memiliki kemampuan untuk merubah suatu perusahaan menjadi apa yang dicita-citakan oleh manajemen. Lingkungan internal merupakan proses pengidentifikasian terhadap faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan. Proses internal perusahaan tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan pendekatan fungsional yaitu analisis yang dilakukan oleh masing-masing fungsi dalam perusahaan dengan mengkaji manajemen, pemasaran, keuangan, produksi, dan sumberdaya manusia.

1.1 Manajemen

       a.  Perencanaan

             Untuk memulai perencanaan usaha ini, belum dilakukan perencanaan secara tertulis baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini dilihat dari belum adanya visi, misi, dan tujuan usaha yang dirumuskan secara tertulis, jelas, dan spesifik.

      b.  Pengorganisasian

            Komando dilakukan oleh manajer, kemudian unit-unit di bawahnya hanya melaksanakan hal-hak yang telah direncanakan oleh manajer.

      c.   Pengendalian

            Pengendalian bahan baku akan pakan dan obat-obatan akan dilakukan di dalam gudang. Pengendalian budidaya ayam arab dilakukan untuk mencegah risiko kegagalan yang lebih besar dalam  usaha ayam arab.

1.2  Keuangan

        Saya dalam mengusahakan ayam arab petelur akan menggunakan modal pinjaman. Aset tetap yang digunakan dalam usaha ayam arab milik sendiri. Aset tersebut antara lain, lokasi usaha, bangunan kandang, tempat pakan, tempat minum dan lain-lain. Pencatatan data keuangan bisa dilakukan dengan baik karena dapat memanfaatkan komputerisasi, sehingga dapat menghemat waktu dan risiko kesalahan dalam proses pencatatan.

1.3  Pemasaran

        a.   Produk

               Karakteristik telur yang dihasilkan perusahaan yaitu memiliki ukuran telur yang ideal (rata-rata 35 gram), memiliki kerabang telur berwarna putih, bersih, mengkilap, dan warna kuning telur orange cerah. Karakteristik telur seperti itu ysng banyak diminati oleh konsumen. Produk telur memiliki kualitas yang sangat bai dalam hal kandungan gizi.

        b.   Harga

               Penetapan harga pada produk usaha didasarkan atas pendeketan persaingan. Saat ini, penetapan harga telur berkisar 1500-1600 per butir. Penetapan harga yang diberikan kepada pengumpul dan konsumen akhir adalah sama

         c.   Promosi

               Dalam memasarkan produknya perusahaan melakukan promosi. Untuk memasarkan telur ayam arab perusahaan melakukan promosi, dengan cara melalui brosur-brosur, pameran, stiker, dan dari mulut ke mulut.

 

2. LINGKUNGAN EKSTERNAL

Dalam analisis lingkungan eksternal dapat dicari apa saja yang menjadi peluang dan ancaman yang mungkin menjadi pertimbangan perusahaan dalam menentukan strategi usaha ke depan.

1.1         Faktor Lingkungan Sosial, Budaya, Demografi, dan Lingkungan

Lingkungan sosial, budaya, dan demografi merupakan kekuatan luar yang mempengaruhi suatu perusahaan. Perilaku sekelompok masyarakat dalam suatu komunitas dapat merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan, tetapi di sisi lain dapat berupa ancaman yang harus dihindari. Keadaan sosial, budaya, demografi, dan lingkungan suatu daerah, diantaranya pertumbuhan penduduk, perilaku konsumsi, serta merebaknya penyakit flu burung di beberapa daerah di Indonesia.

               a.  Pertumbuhan Jumlah penduduk

Salah satu faktor yang berpotensi untuk meningkatkan pangsa pasar bagi setiap bidang usaha di suatu wilayah adalah peningkatan jumlah penduduk. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia Peningkatan jumlah penduduk tersebut menyebabkan peningkatan konsumsi khususnya konsumsi pangan

                b.  Perilaku Konsumsi

Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini cenderung mengarah ke sifat alamiah (back to nature). Hal ini dikarenakan ayam arab umumnya memiliki ketahanan tubuh yang lebih kuat terhadap penyakit. Dengan demikian, penggunaan obat-obat kimia untuk ayam arab petelur juga relatif lebih sedikit. Hal ini yang menyebabkan konsumen yang mengkonsumsi telur ayam arab karena lebih alami. Oleh karena itu, telur ayam arab tidak hanya dikonsumsi matang, tetapi sering juga dikonsumsi mentah sebagai campuran madu, susu, atau jamu dengan dalil untuk menambah vitalitas atau kebugaran tubuh. Selain itu, telur ayam arab juga banyak digunakan sebagai obat dan kosmetik. Sehingga dengan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia yang mengarah ke sifat alamiah (back to nature) menjadi peluang bagi pelaku usaha ayam arab petelur untuk mengembangkan usahanya.

                c.  Merebaknya Penyakit Flu Burung

Sejak tahun 2003 usaha peternakan unggas terkendala dengan masalah yang sangat serius yaitu merebaknya penyakit Avian Influenza (flu burung) di beberapa daerah di Indonesia. Merebaknya penyakit flu burung telah menimbulkan banyak kerugian baik materil maupun non materil. Dampak flu burung yang disebabkan oleh virus Avian Influenza (AI) subtipe H5N1 adalah munculnya penyakit flu burung bagi manusia yang dapat menimbulkan kematian. Selain itu, penyakit flu burung juga dapat menimbulkan kerugian bagi industri peternakan unggas yang menyebabkan hilangnya keuntungan milyaran rupiah yang dialami peternak maupun bagi pemerintah.

1.2         Lingkungan Politik, Hukum, dan Pemerintah

              a.   Kebijakan Pemerintah yang Mendukung Usaha Ayam Buras/Lokal yaitu Adanya Pemberian Kredit dan Hibah

Kebijakan pemerintah tentang Undang-Undang No. 20 tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil, dan menengah (UKMK). Dimana dengan diberlakukannya otonomi daerah maka setiap daerah diberi kewenangan untuk ikut serta dalam mengatur rumah tangga daerahnya sendiri, termasuk pengembangan usaha.Dengan adanya otonomi daerah, maka peluang untuk mengembangkan usaha bagi setiap daerah akan semakin terbuka.

Untuk meningkatkan akses Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKMK) terhadap sumber pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 22 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 maka pemerintah daerah bersama Dinas KUKM akan memberikan kemudahan dan memfasilitasi dalam memenuhi persyaratan untuk memperoleh pembiayaan, menumbuhkan, mengembangkan, dan memperluas jangkauan pinjaman kredit dan hibah.

Kebijakan pemerintah melalui pemerintah daerah saat ini menggalakan usaha berbasis agribisnis sebagai peluang. Salah satunya adalah kebijakan pemerintah memberikan bantuan kepada sektor peternakan berupa hibah dan kredit.

               b.   Kebijakan Pemerintah Untuk Mencegah Penyakit Flu Burung

Untuk mencegah menyakit flu burung tersebut maka pemerintah mengeluarkan kebijakan yaitu Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50/Permetan/OT.140/10/2006 pada tanggal 17 Oktober 2006, tentang pedoman pemeliharaan unggas di pemukiman. Tujuan ditetapkan pedoman ini adalah agar dapat dihindari kemungkinan terjadinya penyakit Avian Influenza (flu burung) pada unggas yang dipelihara di pemukiman. Sehingga dengan adanya pedoman dalam menghindari adanya penyakit flu burung dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha yang bergerak dalam peternakan unggas.

1.3         Lingkungan Teknologi

              a.  Perkembangan Teknologi Dalam Proses Produksi

Adanya perkembangan teknologi dalam proses produksi adalah adanya vaksin pencegah penyakit, dengan pemberian vaksin pencegahan penyakit tersebut dapat mencegah ayam sakit dan mati. Sehingga hal ini bagi pelaku usaha peternakan unggas dapat mencegah kerugian yang lebih besar akibat ayam sakit atau mati. Pemanfaatan perkembangan teknologi dalam proses produksi adalah adanya alat-alat yang dapat mendukung usaha ayam buras/lokal, misalnya mesin tetas. Mesin tetas merupakan alat yang digunakan untuk menetaskan telur untuk tujuan menghasilkan DOC. Adanya mesin tetas dapat menghasilkan DOC dengan daya tetas antara 80-90 persen, apabila tidak menggunakan mesin tetas dapat menghasilkan telur dengan daya tetas 60-75 persen.

              b.  Perkembangan Teknologi di Aspek Pemasaran

Adanya perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi, seperti adanya telepon dan hand phone makamempermudah komunikasi antara pelaku usaha dengan pemasok bahan baku atau antara pelaku usaha dengan pelanggan ketika melakukan pemesanan produk. Perkembangan teknologi dalam bidang informasi seperti adanya internet. Adanya internet dapat memudahkan pelaku usaha untuk memperkenalkan dan mempromosikan produknya secara lebih luas. Perkembangan teknologi dalam bidang transportasi seperti adanya pesawat terbang dapat mempercepat pendistribusian produk dari produsen hingga konsumen. Untuk mendukung pemasaran produknya, peternakan Trias Farm telah memanfaatkan perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi, informasi, dan transportasi.

1.4         Analisis Lingkungan Industri

  1. Persaingan dengan Industri Sejenis
  2. Masuknya pendatang Baru

1)      Hambatan Masuk ke Dalam Industri Peternakan Ayam Arab

Sulit mendapatkan DOC karena perusahaan pembibitan masih sedikit yang mengusahakan pembibitan DOC ayam arab.

2)      Kebutuhan Modal

Kebutuhan modal yang digunakan untuk membuka usaha peternakan ayam arab cukup besar. Hali ini bisa dilihat dari biaya investasi yang besar untuk kandang dan lahan, harga DOC yang mahal yaitu Rp. 5000/ekor dan pembelian pakan dan obat-obatan, sedangkan penerimaan baru diperoleh selama kurang lebih lima bulan.

3)      Akses dalam Saluran Distribusi

Pendatang baru mungkin sulit memasuki saluran yang ada dan harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membangun saluran sendiri. Hal ini disebabkan karena peternak yang mengusahakan ayam arab telah terlebih dahulu memiliki jaringan saluran distribusi dan bersifat langganan permanen. Sehingga dengan kesulitan dalam akses terhadap saluran pendistribusian membuat pendatang baru sulit untuk memasuki usaha peternakan ayam arab.

4)      Persaingan dengan Produk Substitusi

Keberadaan produk subsitusi ini akan membatasi potensi suatu perusahaan. Jika perusahaan tidak mampu meningkatkan daya saing, maka laba dan pertumbuhan perusahaan dapat terancam. Produk subsitusi ini juga menjadi pilihan bagi konsumen. Produk subsitusi dari telur ayam arab adalah telur ayam ras. Telur ayam ras tidak menjadi pesaing bagi telur ayam arab, walaupun harga telur ayam arab lebih mahal dibandingkan telur ayam ras.

 
Leave a comment

Posted by on October 10, 2013 in Analitical

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: